PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL
DI JURNAL SOSIAL-POLITIKA (JSP)
1. Umum: Jurnal Sosial-Politika (JSP) bersifat
terbuka untuk para penulis artikel. Artikel ilmiah yang diajukan ke JSP
adalah hasil karya sendiri (hasil karya si penulis artikel) dan belum
pernah diterbitkan di jurnal lain. Artikel ilmiah tersebut bisa berasal
dari Tesis, Disertasi, dan hasil penelitian si penulis artikel.
2. Bentuk Artikel: Artikel disampaikan dalam bentuk
file dan hardcopy (kertas kuarto/A4). File bisa disampaikan dengan
media penyimpan file (disket, flash disk, CD, dsb) atau dikirimkan
dengan email ke
3. Seleksi dan Editing: Dewan Editor berwenang untuk
menyeleksi artikel-artikel untuk dimuat di JSP, mempersingkat artikel
tanpa mengubah makna, serta mengedit bahasa dan poin-poin yang
dibakukan untuk penyempurnaan dan konsistensi terbitan JSP.
4. Bahasa dan Abstrak: Artikel bisa dalam Bahasa
Indonesia atau Bahasa Inggris. Bila artikelnya berbahasa Indonesia,
abstraknya dalam Bahasa Inggris, dan sebaliknya. Panjang abstrak
sekitar setengah halaman kuarto (A4) dengan spasi ganda (2 spasi) atau
sekitar sepertiga halaman kuarto dengan spasi tungal (1 spasi). Jenis
Font: Times New Roman; Ukuran Font: 12.
5. Kata Kunci: Setiap artikel harus disertai kata-kata kunci (keywords).
6. Jumlah halaman dan spasi: Jumlah halaman setiap
artikel yang diajukan adalah sekitar 15-30 halaman dalam kertas kuarto
(A4) dengan spasi ganda (2 spasi). Jenis Font: Times New Roman; Ukuran
Font: 12.
7. Nama penulis dan alamat lembaga: Nama penulis
artikel diberi footnote (catatan kaki) dan diinformasikan nama dan
alamat/lokasi lembaga atau identitas si penulis.
8. Sistematika Penulisan: Sistematika umum artikel di
JSP: Judul, Abstrak, Keywords, Pendahuluan, tinjauan teoritis/pustaka,
deskripsi situasi, pembahasan/analisis, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka.
Untuk artikel dengan analisis kuantitatif, sistematikanya dibuat
sebagaimana umumnya jenis artikel ini. Misal: Judul, Abstrak,
Pendahuluan, Perumusan Masalah, Tinjauan Teoritis, Hipotesis,
Metodologi Penelitian, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan (dan Saran),
serta Daftar Pustaka.* Untuk artikel analisis kualitatif: Judul,
Abstrak, Pendahuluan (berisi latar belakang, pertanyaan
penelitian/kajian [research questions] dan/atau argumen/statemen ilmiah
[tesis], metodologi [bisa dibuat ringkas], serta organisasi tulisan
[menginformasikan apa yang akan dibahas dalam bagian berikutnya]),
tinjauan teoritis (judul bisa lain asal membahas tinjauan teoritis),
deskripsi situasi/faktual yang berkaitan dengan permasalahan atau fokus
kajian (bisa lebih dari satu sub-judul), pembahasan/analisis (bisa
lebih dari satu sub-judul ), Kesimpulan, serta Daftar Pustaka.
9. Cara Pengacuan dan Pengutipan: Sumber acuan dan
kutipan di teks utama dibuat dalam bentuk running notes. Untuk
pengacuan (reference), running notes bisa dengan nomor halaman atau
tanpa nomor halaman, sementara untuk pengutipan (quotation), running
notes diharapkan dengan nomor halaman. Contoh running notes untuk buku,
jurnal, dsb: (Gurr 1983), (Gurr 1998:23). Jika nama disebut dalam teks,
penulisannya: Gurr (1988), Gurr (1998:23). Untuk majalah, koran, dsb:
(Tempo, 8-14 April 2002) atau (Tempo, 8-14.04.2002); (Kompas, 23 Juli
2002) atau (Kompas, 23.07.2002). Untuk hasil wawancara: (Harsono,
12 Februari 2002) atau (Harsono, wawancara, 12 Februari 2002).
10. Footnote: Footnote (catatan kaki) dipergunakan
sebagai penjelasan/catatan tambahan. Jika di footnote ada pengacuan
(reference) atau pengutipan (quotation), sebutkan sumbernya dalam
bentuk running notes sebagaimana poin 9.
11. Pedoman Penulisan Daftar Pustaka: Daftar Pustaka
yang dimuat adalah hanya daftar pustaka yang disebut (reference &
quotation) dalam teks artikel. Pedoman penulisan Daftar Pustaka di
Jurnal ini adalah seperti contoh berikut:
a. Untuk Buku:
Diamond, Larry. 1999. Developing Democracy: Toward Consolidation. Baltimore and London: The John Hopkins University Press.
Collier, Paul, and Hoeffler, Anke. 1999. Justice-Seeking and Loot-Seeking in Civil War. Washington DC: The World Bank.
b. Artikel dalam Buku:
Edwards, John. 2002. “Sovereignty or Separation? Contemporary Political
Discourse in Canada.” In [Dalam] Conversi, Daniele. Ethnonationalism in
the Contemporary World: Walker Connor and the Study of Nationalism.
London and New York: Routledge.
Linz, Juan J., and Stepan, Alfred. 1996. “Toward Consolidated
Democracies.” In Diamond, Larry, et.al. (eds). Consolidating the
Democracies: Themes and Perspectives. Baltimore and London: The Johns
Hopkins University Press.
_____. 2001. “Defining and Crafting Democratic Transition,
Constitutions, and Consolidation.” In Liddle, R. William (ed). Crafting
Indonesian Democracy. Jakarta: Mizan.
c. Artikel dalam Jurnal:
Törnquist, Olle. 2000. “Dynamics of Indonesian Democratisation.” Third World Quarterly, Vol. 21, No. 3, pp. [hlm.] 383-423.
d. Sumber yang berasal dari Internet:
(i) Sumber referensi lengkap: Jika pengarang, penerbit, dan tahun
terbit lengkap, kebiasaan yang berlaku adalah link internet (URL) bisa
dicantumkan dan bisa juga tidak dicantumkan (terutama bagi lembaga yang
sudah punya reputasi atau ada hardcopy-nya). Misal:
Collier, Paul, and Hoeffler, Anke. 1999. Justice-Seeking and Loot-Seeking in Civil War. Washington DC: The World Bank. Atau…
Collier, Paul, and Hoeffler, Anke. 1999. Justice-Seeking and
Loot-Seeking in Civil War. Washington DC: The World Bank.
http://www.worldbank.org/research/collier.pdf (diakses 23 Agustus 2001).
(ii) Sumber referensi tidak lengkap: Jika nama pengarang, penerbit,
atau tahun terbit ada yang tidak lengkap, URL harus dicantumkan. Misal:
Levy, Marc. 2000. Environemental Scarcity and Violent Conflict: A
Debate. http://wwics.
si.edu/organiza/affil/WWICS/PROGRAMS/DIS/ECS/report2/debate.htm
(diakses 27 Juli 2001).
Aditjondro, George Junus. The Political Economy of Violence in Maluku,
Indonesia. http://www.munindo.brd.de (diakses September 2001).
e. Sumber Koran atau Majalah: Contoh penulisan daftar pustaka dengan sumber koran (media massa) atau majalah:
Kompas, 23 Mei 2002. (Jika cukup/sangat banyak dalam tahun yang sama:
Kompas, 2002. Jika cukup/sangat banyak dalam dua tahun atau lebih:
Kompas, 2000-2002).
Tempo, 8-14 Maret 2002. (Jika cukup/sangat banyak dalam tahun yang
sama: Tempo, 2002. Jika cukup/sangat banyak dalam dua tahun atau lebih:
Tempo, 2000-2001).
-------------------
* Untuk artikel dengan analisis kualitatif yang berdasarkan pada
penelitian lapangan, sistema-tikanya bisa juga dibuat seperti ini
dengan modifikasi seperlunya sesuai dengan materi artikel.